RSS

Berwisata Bahari; Mari Bijak dan Peduli Satwa Laut

19 Nov

Kita menyadari bahwa wisata bahari memang menjadi tumpuan pengembangan pariwisata di Indonesia, selaras dengan target devisa Kementerian Pariwisata sebesar 4 miliar dollar AS pada tahun 2019.

Dari wisata di Indonesia, sebanyak 60 persen dari wisata bahari adalah wisata pantai, 25 persen merupakan wisata bentang laut seperti cruise, yacht dan 15 persen wisata bawah laut yaitu snorkeling dan menyelam.

Dalam aktivitasnya, wisatawan tentu kerap kali sangat senang mengamati dan berinteraksi dari jarak dekat dengan satwa laut seperti burung laut, penyu, dan lumba-lumba.

Pengamatan dan interaksi yang dilakukan tanpa memperhatikan sensitifitas mereka terhadap gangguan bisa menyebabkan perubahan perilaku, cedera bahkan kematian.

Dengan memahami panduan, wisatawan akan memiliki informasi memilih operator dan paket wisata yang tidak mengancam turunnya populasi satwa maupun rusaknya kondisi ekosistem laut.

Dive operator wisata diingatkan akan aspek-aspek yang perlu diperhatikan agar wisata bahari yang diselenggarakan tidak berdampak negatif, misalnya teknik pengoperasian kapal dari sisi kecepatan dan jarak untuk pengamatan dan interaksi satwa laut.

Mari mengajak wisatawan dan operator wisata bahari dengan membuat paket wisata bahari secara bijak, ramah lingkungan dan ramah dengan satwa laut.

“Ekosistem laut merupakan objek vital dalam bisnis pariwisata bahari.”

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: