RSS

Pelurusan Pemberitaan Media Kasus Pencurian Terumbu Karang

17 Dec

Pelurusan Pemberitaan Media Tentang:
Kasus Pencurian terumbu Karang oleh Peraih Kalpataru

Sehubungan dengan pemberitaan media tentang tudingan pencurian dan pengursakan terumbu karang oleh Pak Dodent peraih Kalpataru 2010, maka perlu diluruskan fakta-fakta sebagai berikut :

Pada peringatan Hari Nusantara (Bahari) di Sabang 13 Desember lalu, LSM Aceh Coral Conservation (ACC) yang diketuai oleh Mahyidin alias Pak Dodent, melakukan aksi penyelamatan terumbu karang di sekitar proyek Dermaga CT-3 Lhok Pasiran Kecamatan Sukakarya Sabang. Kegiatan Hari Bahari ini  bertema : “Mari Selamatkan Terumbu Karang Kita”.  Namun sangat disayangkan terjadi insiden dengan Panglima Laot Lhok Pasiran Sabang  dan warganya  karena salah paham atas tujuan kegiatan ini. Atas kejadian ini ACC dikenakan hukum adat dengan harus membayar uang denda sebesar Rp 30 juta kepada Panglima Laot Lhok Pasiran dan warganya.

Peringatan Hari Bahari ini sudah direncanakan jauh hari. Secara lisan Walikota dan BPKS Sabang telah memberikan dukungan pada kegiatan ini. ACC turut mengundang dinas, LSM lingkungan dan mahasiswa untuk berpartisipasi.

Pada hari H Pak Dodent dan 11 staf ACC melakukan penyelaman untuk mencari karang-karang hancur yang masih bisa diselamatkan.  Diketahui bahwa terumbu karang di sekitar pembangunan Pelabuhan BPKS itu mengalami kerusakan sangat parah akibat sedimentasi dari reklamasi pantai yang dilakukan sejak 7 tahun lalu. Akibatnya karang jenis Acropora dan Montipora mengalami kematian sehingga sisanya hanya ada 10 persen lagi yang hidup.  Kehancuran karang di sana terlihat berdampak pada kehidupan nelayan-nelayan di 3 kelurahan di Sabang  yang kesulitan mencari ikan, dan  11 tempat rebus ikan teri mengalami gulung tikar karena tak ada lagi ikan yang masuk ke kawasan itu.

Untuk itulah mengapa ACC melakukan kegiatan Hari Baharinya di sekitar proyek pelabuhan. ACC akan mengambil pecahan karang yang masih hidup untuk diselamatkan.  Karang-karang ini akan menjadi karang donor untuk ditransplasi kembali sehingga bisa hidup dengan baik.

Aksi penyelamatan terumbu karang di Pulau Weh sudah dilaksanakan Pak Dodent dan ACC sejak setelah tsunami karena banyak terumbu karang yang rusak. Kegiatan ini terbukti dapat menyelamatkan banyak terumbu karang di sana. Diketahui atas dedikasi menyelamatkan terumbu karang di Sabang  Pak Dodent mendapatkan penghargaan Kalpataru dari Presiden pada tahun 2010.

Pada hari itu 11 staf ACC mulai mencari karang-karang dengan menyelaman selama 1 jam. Namun pada pukul 11.00 kegiatan dihentikan karena  tiba-tiba dua boat milik Panglima Laot Lhok Pasiran mendatangi boat milik Pak Dodent. Mereka menghentikan kegiatan itu untuk selanjutnya meminta boat Pak Dodent dan stafnya meminggir ke pantai untuk di sidang. Karang yang didapat sebagian dibawa sebagai barang bukti dan sebagian lagi dikumpulkan di dalam laut agar tidak mati.

Maka  Pak Dodent dan stafnya dipertemukan dengan Panglima Laot Lhok Pasian dan warga Desa Kota Timu dihadiri oleh  Keamanan Laut Angkutan Laut (KAMLA), Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Bapedalda untuk berembuk dan mencari pemecahan masalah. Pihak Panglima Laot mengatakan bahwa Kegiatan ACC tidak mempunyai surat izin untuk mengambil pecahan karang.  Menurut mereka ACC tidak meminta izin untuk melakukan kegiatan di wilayah mereka.  Padahal menurut Pak Dodent, telah memberitahukan kegiatan ini pada Panglima Laot Lhok Pasiran Sabang di pos Kodja Bahari tiga hari  sebelumnya. Bahkan kegiatan telah mendapatkan dukungan dari Walikota dan BPKS secara lisan. Untuk kegiatan ini ACC juga mengajukan proposal kepada sejumlah dinas dan instansi. Kegiatan ini diketahui secara luas dan medapat persetujuan lisan. Tidak ada pihak-pihak yang menghubungi sebelum hari kegiatan untuk mengatakan keberatan.

Selama ini Pak dodent dan stafnya tidak memerlukan surat izin tertulis untuk mengambil pecahan karang, sehingga pada hari itu mereka menjalankan kegiatannya seperti biasa. Kesalahapahaman atas tujuan baik ACC untuk menyelamatkan terumbu karang tetap saja terjadi meski sudah dijelaskan namun pihak Panglima Laot dan warga tetap berkeras memberikan sanksi adat meskipun tak terbukti ada kesalahan apapun yan dilakukan oleh pihak  ACC. Semua kegiatan ACC adalah untuk penyelamatan terumbu karang dan bukan melakukan eksploitasi karang seperti yang dituduhkan. Bahkan Kamla memberikan dukungan kepada ACC bahwa aksi ini sangat positif untuk menyelamatkan ekosistem laut di Sabang.

Karena tidak ada jalan keluar yang baik atas masalah ini, dan pihak Panglima Laot tetap berkeras atas kehendak mereka, maka Pak Dodent selaku Ketua ACC mengambil langkah untuk berdamai dan tidak memperpanjang masalah dengan bersedia membayar ganti rugi sebesar Rp 30 juta yang ditentukan oleh Panglima Laot dan warga. Uang tersebut diserahkan hari itu juga kepada Panglima Laot Lhok Pasiran Sabang dihadapan Keuchik Kuta Timu Sabang dengan menandatangani Surat Perjanjian Perdamaian dengan 4 (empat) orang saksi.

Peristiwa  ini sangat memprihatinkan, bahwa aksi kepedulian terhadap penyelamatan ekosistem laut yang sebenarnya berdampak positif terhadap kehidupan nelayan telah disalahpahami. Seharusnya kegiatan ACC untuk penyelamatan terumbu karang mendapatkan dukungan dari banyak pihak baik pemerintah dan masyarakat luas.

Penyelesaian hukum adat yang dibuat oleh Panglima Laot seperti yang dialami Pak Dodent, harusnya juga mengedepankan keadilan dan kebenaran. Tanpa harus mengorbankan kepentingan banyak pihak.  Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran bersama. Bahwa Pak Dodent dan Yayasannya tetap bertekad menyelamatkan terumbu karang yang ada di Pulau Weh.

Tertanda :
Mahyiddin (Pak Dodent)
Peraih Kalpataru 2010
LSM Aceh Coral Conservation (ACC)
Yayasan Coral Oasis (YCO)
Hp. 0852 884 15820, 081396123911
Email: karangaceh@yahoo.co.id, coraloasis@ymail.com

Advertisements
 
 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: