RSS

350 Climate Action at Pulau Weh, Sabang

10 Oct

A. DESKRIPSI PERMASALAHAN
PEMANASAN GLOBAL BENAR-BENAR SEDANG TERJADI!

Pemanasan global terjadi lebih cepat sepanjang sejarah dan manusia adalah penyebabnya. Pemanasan global disebabkan oleh menumpuknya Gas Rumah Kaca di atmosfir. Gas Rumah Kaca yang paling banyak menumpuk di atmosfir adalah karbon dioksida (co2).

Banyak aktivitas yang kita lakukan setiap hari, seperti menyalakan lampu, memasak, mendinginkan atau menghangatkan ruangan menghasilkan karbon dioksida dan gas pemanas lainnya. Ini adalah permasalahan serius karena pemanasan global mengakibatkan ketidakseimbangan yang mengganggu kehidupan semua makhluk hidup di bumi. Kenaikan suhu beberapa derajat saja dapat mengubah keadaan di bumi secara dahsyat dan mengancam kehidupan jutaan manusia dan makhluk hidup lain di bumi.

350 APAKAH ARTI ANGKA INI?
350 adalah angka yang dicanangkan oleh para pakar iklim sebagai ambang yang aman untuk konsentrasi CO2 yang diukur dengan satuan “Parts Per Million” dalam atmosfir kita. 350 ppm adalah angka aman yang perlu dicapai kembali agar dapat menghindari dampak terburuk dari perubahan iklim.

Kembali ke angka 350 berarti mengubah dunia kita. Itu berarti, menanam pohon sebaliknya daripada menebangi hutan, serta meningkatkan efisiensi dan mengurangi sampah. Kembali ke angka 350 berarti mengembangkan ribuan solusi yang berbeda—semua ini akan menjadi jauh lebih ringan jika kita mempunyai perjanjian global yang didasarkan atas ilmu pengetahuan dan dibangun di atas prinsip kesamaan dan keadilan. Untuk mencapai perjanjian seperti ini, kita membutuhkan aksi bersama dengan orang-orang yang peduli terhadap masa depan bumi ini dengan berpartisipasi dan membuat suara kita didengar.

HAL-HAL YANG BISA ANDA LAKUKAN UNTUK MENGHENTIKAN PEMANASAN GLOBAL
1. Sustainable Transport (Transportasi Ramah Lingkungan); Berjalan kaki, gunakan sepeda atau transportasi umum jika ingin mengunjungi daerah di sekitarmu untuk mengurangi emisi karbon.

2. Eat Better Food (Makanan yang diproduksi secara local); Berkebunlah & maksimalkan hasilnya, beli makanan organik lokal, dan organisasikan komunitasmu untuk memiliki farmers market.

3. Unplug (Cabut peralatan elektronik ketika tidak digunakan); Matikan peralatan elektronik & cabut charger handphone saat tidak digunakan untuk menghemat energi.

4. Use Less Stuff (Kurangi membeli barang baru yang tidak perlu); Banyak dari kita menghasilkan sampah dari barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Faktanya hal ini tidak membuat kita bahagia. Fokuslah dengan mengurangi barang-barang yang tidak diperlukan & gunakan kembali barang-barang jika hal itu memungkinkan.

5. Dispose Responsibly (Buanglah sampah dengan bertanggungjawab); Bertanggungjawablah dengan sampah yang kamu hasilkan dengan mendaur-ulang atau membuat kompos dari sampah makanan. Belum memulai program daur ulang? Mulailah sekarang juga

6. Efficient Lightbulbs (Hemat energi); Gunakan lampu hemat energi.

7. Buy Green (Pembelian ramah lingkungan); Hindari penggunaan kantong plastik, sebagai gantinya gunakan tas belanja berbahan ramah lingkungan.


TUNJUKKAN AKSIMU, KURANGI EMISI!
Menyemarakkan International Day of Climate Action yang dilaksanakan di berbagai Negara, mari kita mengajak semua lapisan masyarakat dalam Kampanye 350. Kampanye ini bertujuan menurunkan kandungan CO2 di atmosfer pada titik 350.ppm, batas ambang maksimum yang aman bagi umat manusia. Ini merupakan seruan untuk berpartisipasi atas keprihatinan kita sebagai komponen masyarakat, meneguhkan komitmen agar berperan aktif dan menjadikan individu diri kita sebagai bagian dari solusi krisis perubahan iklim.

Gerakan Kampanye 350 awal merupakan bagian dari berbagai kampanye yang dilakukan dalam rangka mempersiapkan kesadaran dan komitmen menuju COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Denmark. Kunci pesan kampanye adalah 350. mengacu pada 350.ppm, yaitu tingkat konsentrasi CO2 di atmosfer yang aman bagi Bumi dan seisinya.

Menurut laporan Inter-governmental Panel on Climate Change (IPCC), panel antar-bangsa yang terdiri dari 1.300 lebih ilmuwan dan pakar ilmiah dunia pada Fourth Assessment Report, sebanyak 90 persen aktivitas manusia selama 250 tahun terakhir telah membuat planet kita semakin panas. Utamanya sejak Revolusi Industri, tingkat karbon dioksida atau CO2 itu beranjak naik, mulai dari 280.ppm menjadi 379.ppm dalam 150 tahun, tertinggi sejak 650.000 tahun terakhir! Bahkan, tingkat karbon dioksida pada September lalu sudah mencapai 384,78.ppm.

Level 384,78.ppm yang tercatat sekarang diprediksikan akan terus meningkat sebanyak 2.ppm tiap tahunnya, tingkat setinggi itu sudah dinilai membahayakan karena bisa mengakibatkan perubahan iklim yang mengerikan karena akan berdampak pada penipisan ketahanan pangan, peningkatan intensitas badai, kelangkaan spesies. Khusus di negara kepulauan seperti Indonesia, hal itu berdampak besar pada kenaikan suhu permukaan air laut yang mengakibatkan kadar asam di laut meninggi (asidifikasi) dan mengganggu pola alami ekosistem lautan yang berdampak pada perubahan suhu global, arus, dan angin.

IPCC juga menyimpulkan bahwa 90 persen gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan manusia selama 50 tahun ini telah secara drastis menaikkan suhu Bumi. Sebelum masa industri, aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan GRK. Akan tetapi, pertambahan penduduk, pembabatan hutan, industri peternakan, dan penggunaan bahan bakar fosil, seperti karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida, menyebabkan GRK di atmosfer bertambah banyak dan menyumbang pada pemanasan global.

B. KEGIATAN:
Pada hari Minggu, 10 Oktober 2010 pukul 10.00 WIB, Yayasan Coral Oasis, Aceh Coral Conservation, Rubiah Tirta Divers bersama-sama ikut partisipasi menyelenggarakan “350 Climate Action” yang bertepatan dengan hari “Global Work Party”. Acara ini, bertemakan “Mangrove; Saving The Reef, Saving The Planet”. Disini kita melakukan kegiatan penanaman mangrove (Mangrove For 350) secara masal dengan jumlah 10.000 bibit di Gampong Jaboi, Pulau Weh.

Unsur yang kita harapkan terlibat dalam kegiatan ini adalah masyarakat, relawan asing, dan LSM Lingkungan. Namun, selain itu juga kami sangat mengharapkan partisipasi mahasiswa PTN/PTS, sekolah-sekolah, dan instansi swasta/pemerintah daerah.

Dokumentasi kegiatan:
->> https://www.facebook.com/coraloasis.weh/media_set?set=a.1307938597470.41561.1800720722&type=3
->> http://350.org/fr/oct10/reports/26692

Advertisements
 
 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: