RSS

International CleanUp Day on Pulau Weh-Sabang

25 Sep
62781_1294636864935_6652836_nDalam rangka International Clean-Up Day 25 September yang merupakan Hari Pembersihan Sampah Laut Sedunia, yang mana lebih dari 100 negara dibelahan dunia baik orang lokal dan asing yang tergabung dalam tim penyelam dan relawan pemerhati lingkungan bersama-sama ikut partisipasi dalam acara ini bersama-sama mewujudkan kepedulian terhadap laut dengan mengumpulkan sampah disepanjang garis pantai dan sampah di terumbu karang.
Kegiatan ini adalah merupakan agenda internasional yang dicanangkan Professional Association Dive Instructor (PADI) . Upaya untuk mencegah epidemi sampah ke laut yang mengancam kehidupan satwa liar dan lingkungan air setiap tahun.
Atas agenda tersebut, Bapak Dodent sebagai inisiator dari pemilik usaha diving Rubiah Tirta Divers, Yayasan Coral Oasis dan LSM Aceh Coral Conservation ikut ambil bagian dalam kegiatan pembersihan sampah di sekitar perairan Teupien Sirkui dan Pulau Rubiah, Sabang.
Beliau mengajak semua unsur baik dari relawan asing, mahasiswa, sekolah, pemerhati lingkungan, masyarakat lokal dan pemerintah. Tema yang beliau gaungkan adalah “beach and underwater clean up” dengan tujuan membersihkan dasar laut dari tumpukan-tumpukan sampah yang bisa mengurangi keindahan dan menyebabkan terjadinya pendangkalan laut.
Walaupun beliau sering melakukan kegiatan ini secara individu bersama para penyelam sebelumnya. Namun untuk saat ini, setelah mendapat berbagai masukan dari beberapa teman dikalangan para penyelam dan berdasarkan data PADI, kegiatan ini tercatat sebagai yang pertama kali dilakukan di wilayah Sumatera. Dengan menjaga kelestarian lingkungan laut kita jaga, maka ekologi lingkungan pesisir terselamatkan untuk masa depan.
Berdasarkan data dari Iskandar (staf Coral Oasis) organisasi yang ikut partisipasi dalam kegiatan itu antara lain; Rubiah Tirta Divers (RTD), Aceh Coral (ACC), Yayasan Coaral Oasis (YCO), ODC Unsyiah, FFI, WWF, WCS, Aceh Green, SMAN 2 Sabang,  Jaringan KuALA, Pemko Sabang, Dinas Bapedaldakep, Dinas Kelautan dan Perikanan, Sigab Sabang, Crew kapal layar JELLIFISH dan para turis asing.
Para penyelam berhasil mengangkat puluhan karung berisikan sampah plastik, kaleng, seng, besi, kayu dan botol-botol bekas dari dasar laut. Karung-karung tersebut dikumpulkan jadi satu bersama karung sampah yang dikumpulkan oleh para relawan yang membersihkan sepanjang garis pantai yang nantinya diangkat oleh mobil truck sampah yang disediakan oleh Dinas Bapedaldakep untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Menurut penuturan pak Dodent, rencananya kegiatan itu akan dijadikan agenda tahunan setiap tanggal 25 September untuk kita satukan langkah membersihkan sampah guna membantu mewujudkan pelestarian pesisir pantai dan ekosistem terumbu karang yang lebih efektif, efesien dan berkelanjutan secara terpadu di kawasan wisata pulau weh sehingga terwujud suatu daerah kunjungan wisata yang bernilai sebagaimana kita banggakan selama ini.

Untuk lebih jelas foto dokumentasi kegiatan yang telah dikerjakan, anda dapat akses di link ini :
https://www.facebook.com/coraloasis.weh/media_set?set=a.1291390943789.40277.1800720722&type=3

Advertisements
 
 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: